Buka Forum RPJPD dan RKPD, Wali Kota : Forum Ini Harus Mampu Jawab Isu Strategis Pembangunan Daerah 

Walikota Tidore Kepulauan Capt. H. Ali Ibrahim memberikan sambutan sekaligus membuka Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal, Rancangan Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kota Tidore Kepulauan.

TIDORE – Wali Kota Tidore Kepulauan Capt H. Ali Ibrahim membuka secara resmi pelaksanaan forum konsultasi publik rancangan awal Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) tahun 2025-2045 dan rancangan awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Tidore Kepulauan tahun 2025, yang diselenggarakan oleh Bapalitbang Kota Tidore Kepulauan, Rabu (10/1).

Dalam sambutannya, orang nomor satu di Kota Tidore Kepulauan ini berharap, penyelenggaraan forum konsultasi ini, mampu menyerap aspirasi para pihak, serta dapat menjawab isu-isu strategis pembangunan daerah, terutama terkait dengan pengembangan potensi dan penyelesaian permasalahan yang terjadi saat ini, dengan tetap bersandar pada dokumen perencanaan RPJPD dan RPJMD Kota Tidore Kepulauan.

“Output dari konsultasi publik ini diharapkan dapat menjadi media pembentukan komitmen seluruh stakeholder dalam keterkaitan dan konsistensi antara perencanaan, penganggaran, pelaksanaan dan pengawasan serta merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam tahapan penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD), yakni sebagai pedoman dalam penyusunan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS),” tutur Ali Ibrahim.

Dalam proses menyusun rancangan awal RPJPD tahun 2025-2045 dan rancangan awal RKPD tahun 2025 ini, Wali Kota Tidore meminta semua pimpinan dan aparatur di OPD serta stakeholder untuk berpikiran terbuka, memiliki visi ke depan, terintegratif dan inovatif, sebab dokumen perencanaan ini harus mampu mengintegrasikan pembangunan lintas sektor secara terukur, serta dapat mempertimbangkan kemampuan fiskal daerah.

Ali Ibrahim menambahkan, upaya mengakselerasi pembangunan ekonomi di Kota Tidore Kepulauan telah diperjuangkan bersama, mulai dari pelaksanaan event GNMC 2021, Sail Tidore 2022, dan Hari Nusantara 2023, yang seluruhnya mampu diselesaikan bersama dengan baik. Pemerintah Kota Tidore Kepulauan juga sedang memastikan status Kawasan Pariwisata Strategis Nasional (KSPN) akan segera diselesaikan.

“Untuk itu, pada kesempatan yang berbahagia ini, saya memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada para pihak yang telah mendedikasikan daya dan upaya sehingga kita bersama mencapai titik ini. Kami akan terus mengupayakan agar event berskala Internasional, maupun nasional masih bisa dilaksanakan pada tahun-tahun mendatang, sehingga mampu menempatkan daerah ini berada pada level yang sejajar dengan pemerintah kabupaten/kota berprestasi lainnya di Indonesia,” imbuh Ali Ibrahim.

Sementara, Kepala Bapelitbang Kota Tidore Kepulauan Ir. Saiful Bahri Latif menyampaikan, tujuan dari forum ini adalah menganalisa permasalahan dan isu strategis pembangunan daerah, yang kemudian akan dituangkan ke dalam penandatanganan berita acara kesepakatan forum konsultasi publik sebagai bahan perbaikan dan penyempurnaan rancangan awal RPJPD Tahun 2025-2045 dan RKPD Kota Tidore Kepulauan Tahun 2025.

“Kegiatan ini dilaksanakan selama satu hari, yaitu pada hari Rabu, 10 Januari 2024 di aula Sultan Nuku Kantor Walikota dengan jumlah peserta sebanyak 150 orang terdiri dari, Pimpinan dan Anggota DPRD, Staf Ahli dan Asisten Sekda, Pimpinan OPD, Camat, perwakilan Kepala Desa dan Lurah serta Pimpinan Ormas / tokoh masyarakat Kota Tidore Kepulauan. Sementara Narasumber kegiatan ini, Prof Dr. Husen Alting dan Ketua Lembaga Mitra Lingkungan Malut Suratman Sujud,” ucap Saiful. Turut hadir mengikuti pembukaan kegiatan ini, Wakil Walikota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen, Wakil Ketua I DPRD Kota Tidore Kepulauan Mochtar Djumati, Wakil Ketua II DPRD Kota Tidore Kepulauan Ratna Namsa, Ketua TP PKK Kota Tidore Kepulauan Hj. Safia Ali Ibrahim dan Sekretaris Daerah Kota Tidore Kepulauan Ismail Dukomalamo. (Red).