Dihadiri Ribuan Pendukung, Efendi Ardianto Dipastikan Raih Satu Kursi di DPRD Tidore

Muhammad Sinen : Efendi Ardianto Harga Diri Saya

Ketua DPD PDI Perjuangan Malut, Muhammad Sinen saat memberikan orasi politik dan membakat semangat ribuan pendukung di kelurahan Sofifi.

TIDORE – Calon anggota legislatif (caleg) nomor urut 8, daerah pemilihan (dapil) II dari PDI Perjuangan Kota Tidore Kepulauan, Efendi Ardianto dipastikan meraih satu kursi di DPRD Tidore Kepulauan pada Pemilu Legislatif 2024 nanti.

Lihat saja, pada kampanye terbuka yang dihadiri oleh ketua DPD PDI Perjuangan Maluku Utara, Muhammad Sinen dan Caleg DPRD Provinsi Malut, Nuryadin Ahmad di kelurahan Sofifi, Jumat (9/2) malam tadi dihadiri oleh ribuan pendukung fanatik Efendi Ardianto dan PDIP.

Kekuatan politik Efendi Ardianto ini memberi warning kepada caleg lain di kelurahan Sofifi untuk berpikir dua kali lipat dalam meraup suara di kelurahan Sofifi pada Pileg 2024.

Kehadiran Efendi Ardianto dalam kontestasi Pileg 2024 ini juga memberi tamparan keras bagi caleg lain di kelurahan Sofifi. Pasalnya, dalam kampanye terbuka itu, seluruh lapisan masyarakat tumpah ruang memadati lokasi kampanye Efendi Ardianto.

“Saya memilih bergabung dengan PDIP karena saya merasakan langsung kontribusi PDIP dalam menjawab kebutuhan masyarakat kelurahan Sofifi,” tegas Ogos, sapaan akrab Efendi Ardianto dalam orasi politiknya.

Bagi Ogos, kemajuan yang terjadi di kelurahan Sofifi saat ini tidak terlepas dari kebijakan-kebijakan pemerintah Kota Tidore Kepulauan yang pro terhadap rakyat. Karena, Pemerintah Kota Tidore saat ini dipimpin oleh dua kader terbaik dari PDIP yaitu Capt. Ali Ibrahim dan Muhammad Sinen.

“Banyak masyarakat yang tinggal di pesisir mengaku, Sofifi ini untung ada Ayah Erik, jadi setiap musim ombak itu kita sudah tidur enak. Tidak takut ombak lagi karena sudah ada talud penahan ombak di sepanjang pantai Sofifi,” ungkapnya.

Efendi Ardianto juga menegaskan, PDI Perjuangan adalah partai yang besar dan kuat. Sehingga, isu-isu recehan yang dibangun oleh kelompok-kelompok tertentu itu tidak akan bisa menghentikan konsolidasi PDIP untuk memenangkan Pemilu 2024 di kelurahan Sofifi.

“Selaku putra asli Sofifi, saya minta doa dan dukungan agar memilih saya pada 14 Februari 2024 bersama partai yang sudah memberikan kesejahteraan bagi masyarakat Sofifi yaitu PDI Perjuangan,” tegas Efendi.

Sementara, ketua DPD PDI Perjuangan Maluku Utara, Muhammad Sinen dalam orasinya menyentil sikap pecundang dan penghianat yang ditunjukan oleh segelintir orang di kelurahan Sofifi. Bagi Muhammad Sinen, provokasi dan isu negatif yang diciptakan oleh segelintir orang itu tidak akan mampu membendung kekuatan PDI Perjuangan.

“Selembar daun yang kecil tidak mungkin menutup bumi. Kalau di hati mereka ada kebusukan maka kebaikan orang lain pasti tidak akan terlihat,” tutur Ayah Erik sapaan Muhammad Sinen.

Ayah Erik menegaskan, Efendi Ardianto adalah figur muda di kelurahan Sofifi yang direkrut oleh PDI Perjuangan adalah keputusan yang tepat. Sebab, Efendi Ardianto merupakan figur muda yang merakyat, menghargai yang tua dan menghormati yang muda.

“Efendi ini figur yang sangat sopan dan santun. Efendi sangat mengedepankan tata krama dalam kehidupan bermasyarakat. Saya tidak mau ambil orang-orang yang pemalas dan sombong dalam pergaulan di masyarakat,” kata Ayah Erik.

Di hadapan ribuan pendukung, Ayah Erik mengungkapkan, sebelum dirinya menjadi Wakil Wali Kota Tidore, Sofifi belum mengalami kemajuan pembangunan infrastruktur. Namun, setelah menjadi Wakil Wali Kota Tidore, Sofifi saat ini sudah sangat maju. Kebutuhan masyarakat Sofifi tentang breakwater, jalan dan lainnya sudah dipenuhi.

“Ini artinya, saya, Wakil Wali Kota dari PDIP punya kepedulian terhadap masyarakat Sofifi,” kata Ayah Erik disambut tepuk tangan ribuan pendukung.

Tak hanya itu, Ayah Erik menegaskan kepada seluruh ASN di kelurahan Sofifi bahwa ASN diwajibkan untuk netral. ASN tidak diperbolehkan untuk melakukan politik praktis. ASN juga dilarang mempengaruhi orang lain untuk memilih caleg tertentu. Namun disamping itu, sebagai warga negara, ASN memiliki hak politik. Untuk itu, Ayah Erik meminta agar hak politik ASN itu diberikan kepada Efendi Ardianto sebagai putra asli kelurahan Sofifi.

“Saya tidak main-main. Saya angkat Efendi untuk calon ini saya dukung sepenuh hati. Oleh karena itu, Efendi harus jadi anggota DPRD Tidore. Karena Efendi ini harga diri saya,” tegas Muhammad Sinen.

Di penghujung orasi politiknya, Muhammad Sinen juga meminta kepada ribuan masyarakat kelurahan Sofifi yang hadir dalam kampanye tersebut untuk dapat memenangkan Ganjar Pranowo dan Mahfud MD sebagai Presiden dan Wakil Presiden periode 2024-2029.

“Jangan buat variasi pilihan. Dari Pileg kota sampai pusat dan Presiden harus dari PDI perjuangan. Yakin dan percaya, ketika Ganjar dan Mahfud menjadi Presiden dan Wakil Presiden, Indonesia akan lebih unggul. Visi Ganjar Mahfud adalah Menuju Indonesia Unggul : Gerak cepat mewujudkan negara maritim yang adil dan lestari,” tandasnya.(Red).