Hadiri Rakor Apeksi, Wali Kota Paparkan Penanganan Stunting, Kemiskinan Ekstrim dan Inflasi 

Waki Kota Tidore Kepulauan, Capt. H. Ali Ibrahim saat menghadiri rakor APEKSI di Jakarta.

TIDORE – Wali Kota Tidore Kepulauan Capt, H. Ali Ibrahim menghadiri rapat koordinasi gabungan Dewan Pengurus, Dewan Pengawas dan Ketua Komisariat Wilayah I s/d VI Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSi) di SEIA Restaurant Menara Asrtra, Jakarta, Senin (29/1).

Rakor ini dipimpin oleh Ketua Dewan Pengurus yang juga selaku Walikota Surabaya, Eri Cahyadi dan dihadiri oleh para Dewan pengurus, Dewan Pengawas dan para Ketua Apeksi Komwil I -VI

Dalam kesempatan tersebut, Capt. H Ali Ibrahim yang juga selaku Ketua APEKSI Komwil VI mengatakan bahwa yang sekarang diupayakan oleh Komwil VI adalah bagaimana selalu berkoordinasi untuk mengatasi masalah stunting, kemiskinan ekstrim maupun penanganan inflasi di Kota masing-masing, karena harapannya kedepan angka stunting maupun kemiskinan ekstrim itu berada di angka zero.

“Seperti yang saya targetkan di Kota Tidore bahwa di 2024 ini angka stunting dan kemiskinan ekstrim harus benar-benar berada pada angka zero,” kata Ali.

Wali Kota mengemukakan, dirinya telah membentuk tim penanganan stunting, dimana Wakil Walikota Muhammad Sinen yang memimpin langsung menjadi ketua penanganan stunting di Kota Tidore. Sehingga upaya-upaya yang dilakukan oleh tim stunting ini bekerjasama dengan Pemerintah kecamatan, lurah maupun kepala desa se Kota Tidore untuk sama-sama menangani masalah stunting di kelurahan maupun desa masing-masing.

“Sehingga diperkirakan 2024 itu Tidore berada pada zero stunting,” tutur Ali Ibrahim.

Tak hanya itu, Wali Kota dua periode ini juga menambahkan, saat ini di Kota Tidore terus melakukan upaya agar Tidore tetap berada pada posisi pengendalian inflasi daerah terendah dan tercepat dalam mengendalikan inflasi.

“Saya terus berkoordinasi dengan tim teknis pengendalian inflasi daerah (TPID) Kota Tidore terkait inflasi di Kota Tidore, dan Alhamdulillah Tidore masih dalam posisi terendah dalam mengendalikan inflasi,” papar Ali.

Sementara, Ketua Dewan Pengurus APEKSI, Eri Cahyadi mengharapkan agar para Walikota harus terus berkolaborasi agar pada 2024 ini dapat menyelesaikan isu terkait persoalan stunting maupun kemiskinan ekstrim di setiap daerah masing-masing.

“Sehingga ketika para Wali Kota berhasil menyelesaikan isu nasional ini, maka itu penghargaan bagi para Walikota tersebut, agar kita bisa memberikan sumbangsi kepada negara,” kata Eri.

Wali Kota Surabaya ini juga menambahkan, rakor kali ini juga membahas terkait dengan program dan kegiatan pada 2024, serta menampung segala aspirasi dari para ketua Komwil I sampai dengan Komwil VI.

“Saya berharap program dan kegiatan Apeksi 2024 ini dapat berjalan dengan aman, lancar dan sukses serta dapat menampung aspirasi di Daerah masing-masing untuk memberikan manfaatnya kepada masyarakat,” harapnya.

Rakor tersebut juga dibahas Baseline Kemiskinan Kota, Program dan Kegiatan 2024, Kemitraan APEKSInergi, Update Agenda Kalender 2024, Aspirasi Anggota Di Masa Transisi, Big Data dan Kompilasi Asesmen, Pokja Peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Laporan Keuangan yang disampaikan Sekretaris Dewan Pengurus/Direktur Eksekutif.

Rakor tersebut juga diikuti oleh Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan SDM Abd Rasyid AW.Umar dan Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setda Kota Tidore Kepulauan yang juga selaku Sekretaris Apeksi Komwil VI Zulkifli Ohorella. (Red).