Kunker ke Pulau Mare, Wali Kota Terima Banyak Aspirasi Warga

Walikota Tidore Kepulauan, Capt.H.Ali Ibrahim saat kunjungan kerja ke pualu Mare.

TIDORE – Wali Kota Tidore Kepulauan, Capt. H. Ali Ibrahim melakukan kunjungan kerja (kunker) perdana di awal 2024 ke Desa Marekofo dan Desa Maregam, Kecamatan Tidore Selatan, Selasa (23/1).

Dalam kunker tersebut, Wali Kota Tidore di samping Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Bagian Tata Pemerintahan, dan Camat Tidore Selatan.

Wali Kota Capt. H. Ali Ibrahim menyampaikan maksud dari tujuan kunker perdana di 2024 ini, sebagai bentuk silaturahmi Pemerintah Daerah bersama Pemerintah Desa.

Wali Kota juga mengucapkan terima kasih kepada perangkat pemerintah desa yang telah memasukan Laporan Penyelenggaran Pemerintah Daerah (LPPD) sehingga Kota Tidore Kepulauan dapat meraih peringkat 31 dari 92 Kota seluruh Indonesia,

“Dalam kunjungan kerja perdana saya di 2024 ini, saya membawa beberapa OPD terkait untuk melakukan silaturahmi bersama pemerintah desa, agar aspirasi dari masyarakat desa dapat tersampaikan langsung sesuai kebutuhannya, saya juga mengucapkan terima kepada pemerintah desa yang telah tepat bekerja sama dengan Pemerintah Daerah dalam tepat waktu memasukan LPPD sehingga Kota Tidore dapat meraih peringkat terbaik dari beberapa Kota,” tutur Ali.

Kunjungan kerja sekaligus silaturahmi ini, Wali Kota menerima banyak aspirasi dari masyarakat desa Marekofo dan Maregam, diantaranya terkait transportasi speed untuk para guru, pagar sekolah, pelayanan kesehatan, dan juga listrik yang belum total di Pulau Mare. Untuk menjawab aspirasi tersebut Wali Kota menyampaikan akan mendorong perubahan untuk segera ditindak lanjuti.

“Saya dan beberapa OPD yang hari ini mendampingi saya akan mengkaji permohonan dari bapak dan ibu sekalian, terkait dengan permasalahan yang terjadi di setiap desa,” ucapnya.

Kunker Wali Kota ini disambut baik oleh para masyarakat di Desa Marekofo dan Maragam, turut hadir Kepala Desa, Babinsa, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Kepala Sekolah beserta para guru, para Tokoh Agama, dan Para Tokoh Pemuda. (Red).