Penganugerahan Alm. Zainal Abidin Sjah sebagai Pahlawan Nasional, Umar Zen Sampaikan Terima Kasih ke Semua Pihak

Kepala Dinas Sosial Tidore, Umar Zen.

TIDORE – Kepala Dinas Sosial Kota Tidore Kepulauan, Umar Zen memberi apresiasi terhadap sejumlah pihak yang terlibat dalam upaya perjuangan usulan gelar pahlawan nasional untuk mendiang Sultan Tidore, Zainal Abidin Sjah.

Berkat perjuangan itu, Presiden RI, Prabowo Subianto menganugerahi mendiang Sultan Tidore, Zainal Abidin Sjah sebagai pahlawan nasional pada 10 November 2025 kemarin di Istana Negara.

“Terima kasih kepada semua pihak atas dedikasi dan perjuangannya sehingga putra terbaik dari Maluku Utara, Sultan Zainal Abidin Syah, secara resmi ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional Republik Indonesia,” ungkap Umar Zen, kemarin (18/11).

Umar mengemukakan, keberhasilan bersejarah ini adalah hasil dari perjuangan, kolaborasi, dan dedikasi panjang yang melibatkan berbagai pihak, dimulai dari proses kajian akademik hingga pengesahan tertinggi.

Untuk itu, mewakili Pemerintah Kota Tidore Kepulauan, khususnya dalam peran sebagai koordinator teknis pengusulan, Dinas Sosial Kota Tidore Kepulauan dengan penuh hormat menyampaikan penghargaan dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada: 1. Institusi dan Para Akademisi (Tahap Awal: Gelar Seminar Nasional dan Penguatan Kajian Penyusunan Naskah Akademik serta Dokumen Pendukung)

Rektor dan Sivitas Akademika Universitas Negeri Jakarta (UNJ): atas pelaksanaan Seminar Nasional pada tahun 2020 sebagai forum ilmiah yang menjadi tonggak awal konsolidasi gagasan Pemda Kota Tidore melakukan tahapan proses pengusulan Sultan Zainal Abidin Syah sebagai pahlawan nasional;

Para Sejarawan, Rektor Universitas Nuku Tidore, lebih khusus Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Daerah Provinsi Maluku Utara: Atas kerja keras, ketelitian, dan pengorbanan waktu dalam mengumpulkan, memverifikasi, dan menyusun data-data otentik yang tak ternilai harganya, hingga rampungnya Naskah Akademik dan seluruh dokumen pendukung usulan penganugerahan pahlawan nasional kepada Sultan Zainal Abidin Syah sebagai tokoh yang telah berperan penting dalam perjuangan politik dan diplomasi mengembalikan Irian Barat ke pangkuan NKRI.

Yang Mulia Sultan Tidore, Perwakilan Keluarga Almarhum Sultan Zainal Abidin Syah, dan Seluruh Jajaran Adat Kesultanan Tidore.

“Kami sampaikan terima kasih atas restu adat, dukungan spiritual dan moral yang tak terhingga, serta pengawalan terhadap nilai-nilai sejarah Sultan Zainal Abidin Syah. Dukungan Kesultanan adalah kekuatan utama yang mendorong seluruh proses ini. Ahli Waris Sultan Zainal Abidin Syah: Atas kepercayaan, penyediaan data-data primer, dan kesediaan mengawal proses pengusulan,” ujarnya.

2. Pihak Pendukung di Tingkat Pusat dan Daerah (Tahap Verifikasi dan Pengawalan)

Bapak Wali Kota Tidore Kepulauan dan Jajaran Pemerintah Kota: Atas komitmen dan dukungan anggaran serta fasilitas yang tak pernah surut selama lima tahun terakhir.

Ucapan terima kasih juga ditujukan kepada Gubernur Maluku Utara dan Dinas Sosial Provinsi Maluku Utara atas peran aktif dalam dukungan administratif dan dukungan anggaran yang telah dialokasikan, sehingga Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Daerah Provinsi (TP2GD Provinsi) dapat dibentuk dan bekerja secara optimal dalam melakukan verifikasi dan memberikan rekomendasi yang diperlukan untuk pengusulan ke tingkat pusat. Terima kasih juga diberikan kepada Kementerian Sosial RI dan Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Pusat (TP2GP) Atas bimbingan, verifikasi yang teliti, dan rekomendasi positif yang membuka jalan menuju penetapan.

Pimpinan dan Anggota DPRD Kota Tidore Kepulauan atas dukungan legislatif yang solid, penyertaan dalam pengawalan aspirasi, dan peran aktif dalam menguatkan usulan di tingkat daerah. Dukungan dari DPRD Kota Tidore Kepulauan menjadi kunci legitimasi politik di tingkat kota.

Jajaran Dinas Sosial Provinsi Maluku dan Dinas Sosial Kota Tidore Kepulauan yang intens berkoordinasi selama menjalani proses pengusulan.

“Terima kasih juga kepada seluruh masyarakat Tidore dan Maluku Utara atas doa, dukungan, dan semangat persatuan yang terus membakar asa perjuangan ini,” ujar Umar.

3. Penganugerahan Tertinggi

Presiden Republik Indonesia, H. Prabowo Subianto atas keputusan dan kebijakan yang bijaksana, serta kehormatan besar yang diberikan kepada Sultan Zainal Abidin Syah. Penganugerahan ini adalah pengakuan Negara atas sumbangsih Kesultanan Tidore dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan NKRI.

“Semoga jasa-jasa Sultan Zainal Abidin Syah senantiasa menjadi inspirasi bagi kita semua untuk terus mencintai Tanah Air dan membangun bangsa,” tandas Umar Zen. (Red).