Realisasi APBDes 2024 Desa Kaiyasa 95,7 Persen

Samaun Yahya.

TIDORE – Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Desa Kaiyasa, Kecamatan Oba Utara, Kota Tidore Kepulauan di Tahun Anggaran 2024, ditetapkan sebesar Rp. 2.066.705.000 dan terealisasi sebesar Rp. 1.977.143.000 atau 95,7 persen.

Besaran realisasi APBDes tersebut terdiri dari, Dana Desa (DD) senilai Rp. 714.324.000 dan Alokasi Dana Desa (ADD) senilai Rp. 1.352.381.000.

Realisasi pelaksanaan APBDes 2024 tersebut, terdiri dari; Bidang Penyelenggaraan Pemerintahan Desa, dengan anggaran sebesar Rp. 897.571.000, dan terealisasi sebesar Rp. 897.571.000 atau 100 persen. Bidang Pembangunan Desa, dengan anggaran sebesar Rp. 778.409.000 dan terealisasi sebesar Rp. 693.846.000 atau 89,1 persen.

Bidang Pembinaan, dengan anggaran sebesar Rp. 258.255.000 dan terealisasi sebesar Rp. 258.255.000 atau 100 persen, Bidang Pemberdayaan dengan anggaran sebesar Rp. 49.390.000 dan terealisasi sebesar Rp. 49.390.000 atau 100 persen serta Bidang Penanggulangan Bencana, dengan anggaran sebesar Rp. 84.080.000 dan terealisasi sebesar Rp.79.080.000 Atau 94,1 persen.

Kepala Desa Kaiyasa, Samaun Yahya, mengatakan, program dan kegiatan yang dilaksanakan pada tahun 2024 memberikan dampak secara langsung kepada masyarakat desa, diantaranya Pembangunan ;

-Pagar Beton Paud (128M) dengan anggaran Rp. 107.682.000.

-Lanjutan Saluran Air (220M) dengan anggaran Rp. 116.910.000.

-Talud Sungai (79M) dengan anggaran Rp. 96.240.000.

-Timbunan Talud Pantai (100M3) dengan anggaran Rp. 49.585.000.

-Pemb.Gorong-Gorong (4M) dengan anggaran Rp. 17.945.000.

-Tembok Tepi & timbunan lokasi Pustu (45M3) dengan anggaran Rp. 63.550.000.

-Pemb.Tiang Bendera 2Bh dengan anggaran sebesar Rp. 8.730.000.

-Rehab Pintu Ruang Balai Desa dengan anggaran sebesar Rp. 5.420.000.

-Pemasangan Lampu jalan 3 unit dengan anggaran sebesar Rp. 75.250.000.

Selain kegiatan pembangunan juga terdapat kegiatan pemberdayaan meliputi ; -Bantuan Kelompok Pertanian sebesar Rp. 11.320.000.

Selain itu, adapun Bantuan Langsung Tunai yang bersumber dari dana desa yang diberikan kepada masyarakat desa dengan jumlah 20 KK.

“Kegiatan ini dalam rangka pemulihan ekonomi sekaligus sebagai bagian dari pengentasan kemiskinan di desa,” tandas Kades. (Red).